Perhitungan pelat lantai sederhana (part 2)


Assalamualikum, mari kita lanjutkan perhitungan  plat lantai lanjutan dari part 1, karena kemarin terhalang oleh seminar ATWP di d3 ftsp ITS Surabaya.Tapi perhitungan ini ada kaitannya dengan yang part 1 dengan adanya beban total, dll. Mari …

  1. Pelat Tipe A

Pelat tipe A ini adalah pelat lantai yang terjepit pada ke-empat sisinya, dengan sisi panjang nya (ly) = 4 meter, dan panjang sisi lebar nya (lx) = 2,5 meter, sehingga ly/lx = 1,6

Nilai ly/lx ini dicari untuk mendapatkan momen yang sesuai dengan tabel 13.32. PBI 1971

Menghitung Pembesian Pelat

Untuk menghitung pembesian pelat tipe A, perlu dihitung momen-momen pada pelat tersebut.Dalam menghitung momen pelat, jarak terhadap gaya atau beban yang ada dihitung langsung ke arah x dan arah y.Dengan demikian, penghitungan momen pada pelat lantai digunakan tabel 13.32.2 dari PBI 1971. Dengan ly/lx = 1,6 maka diperoleh

  • Momen ke arah x ( Mlx)         = – Mtx            = 0,058 * q * lx2

= 0,058 * 0,498 * 2,52

= 0,181 tm

  • Momen kea rah y (Myx)         = -Mty            = 0,036 * q * lx2

= 0,036 * 0,498 * 2,52

= 0,112 tm

Keterangan :

  • Arah x = perhitungan ke arah lebar pelat
  • Arah y = perhitungan ke arah panjang pelat
  • Mlx       = momen lapangan ke arah x
  • Mtx       = momen tumpuan ke arah x
  • Mly       = momen lapangan ke arah y
  • Mty      = momen tumpuan ke arah y

Dari pembebanan pelat lantai atap yang sudah dihitung momennya tersebut, dapat dihitung besi yang akan digunakan untuk pelat tersebut. Pembesian pelat ini dihitung per meter panjang (m1).Sementara momen ke arah x (Mlx) = 0,181 kgm.Namun, sebelum menghitung pembesian tersebut perhatikan gambar denah pembesian pelat atap.

Tebal pelat bersih (h) diperoleh dengan rumus berikut :

h= ht – d

= 10 – 1/10 ht

= 10 – 8  = 8 cm

Denah pembesian pelat

Selanjutnya dihitung dahulu perbandingan antara tegangan baja tarik dan n kali tegangan tekan beton di serat yang paling tertekan pada keadaan seimbang.Tujuannya untuk pembesian dengan ketentuan

Untuk mendapatkan pembesian pelat ruang dapur tersebut digunakan perhitungan lentur dengan cara “n” sebagai berikut :

Berdasarkan PBI 1971 disebutkan bahwa tulangan minimum pelat ialah :

A min = 0,25 * b * ht

= 0,25 * 100 * 10

= 2,5 cm2

Bila menggunakan tulangan 8 mm atau 0,8 cm, maka luas penampang tulangan adalah :

A = 0,25 * pi * d2

= 0,25 * 3,14 * 0,82

= 0,502 cm2

Catatan : Menurut ketentuan, untuk rumah tinggal digunakan tulangan 8 mm, sedangkan ruko 10 mm dan untuk gedung bertingkat banyak seperti perkantoran dan pertokoan 10 – 12 mm ( tergantung luas pelat dan besar kecilnya beban-beban yang bekerja pada pelat tersebut )

Banyaknya tulangan

From : buku menghitung konstruksi beton , griya kreasi

About these ads

About sanggapramana

Mahasiswa S1 angkatan 2009 jurusan teknik sipil, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Posted on 29/07/2010, in pelat lantai. Bookmark the permalink. 88 Komentar.

  1. assalaamu’alaikum mas,
    salam kenal
    barakallahufiikum…

  2. assalaamu’alaikum mas,
    salam kenal,
    Tulisannya sangat membantu, mohon izin saya pingin mengopinya mas. Untuk yang berikutnya tlg contoh perhitungan palt yang lebih lengkap, disertai potongan plat, dan penamaannya.
    Terima kasih.

  3. salam knal mas..
    makasie y..bwt artikel’a…
    bermanfaat bwt bahan tambahan kul….

  4. malam mas,
    SAP2000, untuk memasukkan model 1m x 1m pelat, ke-4 sisi disupport balok (beam slab model), (bukan flat-slab).
    Saya memerlukan nilai Mlapangan x,y dan Mtumpuan x,y pada slab.

    apakah cukup dengan memasukkan 4 support sendi di 4 titik?????
    Mohon bantuannya.
    hutanami@mail.com

    • Salam sejahtera,
      sebelumnya saya ucapkan maaf dan terima kasih, saya mau minta tolong saya ada rencana menutup kolam dengan plat beton diatasnya untuk perluasan lahan parkir kendaraan, adapun ukuran lahan 4m x 5m, mohon bantuan untuk kebutuhan besi beton serta dimensi ketebalan plat serta bagaimana sket strukturnya, terimakasih banyak atas jawabannya.

      • sanggapramana

        manurut saya ada baiknya kalau kolam tersebut tidak akan dipakai diurug tanah dahulu., sehingga meningkatkan daya dukung dari pelat beton tsb. jgn lupa dipadatkan dengan stamper, berat mobil kira2 1500 kg/mobil. kali luas 20 m2 kira2 ada 4 – 5 mobil yang bisa parkir disitu. kalo 5 mobil jadi bbannya 7500 kg atau 7,5 ton/20 m2. jadi 375 kg/m2. Hampir sama dengan beban hidup lantai 2 rumah sederhana yang 200 kg/m2. Mungkin kl rumah sederhana dengan tulangan tunggal diamtr 8 jarak 15 saja, mungkin bisa diterapkan disini juga karena kalo lt 2 kan nggantung itu, kalo ada tanah pada kolam untuk pendukungnya mungkin bisa diterapkan.

  5. Pak dari suatu situs saya kutip:

    Syarat-syarat beton bertulang ( SN I Beton 1991 )
    Tebal pelat lantai min. 12 cm, untuk plat atap min. 7 cm
    Tulangan harus bersilangan Ø 8 mm dari baja lunak / baja sedang.
    Pelat dengan ketebalan lebih 25 cm  tulangan rangkap atas bawah
    Jarak tulangan sejajar min. 2,5 cm dan maks. 20 cm atau dua kali tebal pelat terkecil.

    Syarat itu berlaku apabila:
    Bentangan Plat-lantai :
    3 x 3,3 x 4,3 x 5, 3½ x 4, 3 x 4½, 4 x 4 m, pengaturan jarak kolom dan balok portal, jika perlu di tambah balok-anak.
    Gambar pada link:
    http://i1200.photobucket.com/albums/bb331/rajawajar/lantai-satu-lapis.jpg

    Dari pedoman tsb,
    saya ingin membuat dak ukuran 3 x 2,5 m menggunakan lantai kayu dan beban statis yang relatif ringan (menggunakan bata hebel di sisi-sisinya dan rangka atap baja ringan dan genteng metal zincalume).

    Saya berencana memasang 1 lapis silangan dengan besi dia 8mm dengan masing2x jaraknya 25 cm dan ketebalan cor 12cm (gambar pada link):
    http://i1200.photobucket.com/albums/bb331/rajawajar/tulangan-plat-lantai.gif

    4 Kolom 15×15 dengan 4 besi dia 12mm,
    4 balok 15×15 dengan 4 besi dia 10mm.

    Kira2x menurut bapak,
    cukup kuatkah rancangan saya tsb ?
    Atau jarak besi perlu saya rapatkan 20cm hingga 15cm ?

    Terimkasih atas perhatiannya.

    • sebenarnya fungsi dari lantai 2 itu juga akan berpengaruh sama tipe strukturnya mas, alias beban hidup. jarak antara tulangannya 15 , 17.5 atau 20 cm aja mas, lebih rapat lebih baik. Besi baloknya pake ukuran 12 aja mas. sip

  6. pak,,bisa ajar kan saya tentang beton secara mendalam tdk?
    terutama tentang pelat lantai..
    trimakasih..

  7. Ass wr.wb.
    Aku ngak ngerti banget dengan arsitektur atau teknik sipil. Cuma aku mau tanya. Rumahku dibangun dua lantai oleh arsitek dengan lantai satu jadi basement. Besi yang digunakan adalah besi 10 untuk colomn. Jarak pembisian untuk lantai adalah 25 cm. Aman ngak ya? Thanks

    • sanggapramana

      maaf, dari presepsi saya untuk kolom dengan besi 10 mungkin mepet diameternya kalo pgen aman pake besi 12 , tapi saya kan tidak tahu seperti apa bentuk bangunan, luas, banyak besi pada kolom tersebut. Untuk jarak besi pelat 25 cm, itu termasuk jarak lumayan panjang, tergantung diameter besinya juga, umumnya 15 – 20 cm

  8. Salam kenal. Tulisannya sangat bermanfaat. Mohon ijin mengkopi. Semoga amal baiknya mendapat balsan dari Allah. Maturnuwun

  9. assalaamu’alaikum bro…..
    salam kenal, karya ilmiahmu bagus bro, boleh kirimin copyanya ga ? bwt nambah ilmu….thx sebelumnya.

  10. Asz,,,Pak Saya Mahasiswa Dari Kota Yg Terpencil D Indonesia,,,saya sudah cari buku d toko buku tempat saya kuliah tapi referensi dan rujukan buku tentang teknik sipil masih terbatas,,,untuk melengkapi tugaz kuliah saya,,,saya butuh tabel PBI 1971,,,Apa Bpak Bisa Melampirkan D Halaman Ini Pak?

  11. Asslamu alaikum.
    mas maaf, salam kenal. saya sedang menganalisa pelat lantai dan akan membuat tabel untuk penulangan pelat. nah kira2, analisa apa yang harus saya lakukan agar tabel penulangan yang saya buat bisa digunakan. (tabel penulangan berisi dimensi dan tulangan yang digunakan). mohon bantuannya. terima kasih.

    • sanggapramana

      Waalaikumsalam. Yang saya tangkap dari tulisan mas, mas sedang ingin membuat tabel misal untuk pelat 3×3 dengan peruntukan rumah tinggal nanti isinya tebal pelat segini n tulangan segini. Gitu y??? Kalo untuk pelat lantai rumah sederhana 2 lantai. Yah tinggal analisis beban hidup diatas pelat aja, alias peruntukan lantai buat perpustakaan, atau apa yg dikira2 beban yg bekerja diatas pelat. N analisis tumpuannya, kalo pelat 3×3 tadi kan kolom dibawahnya jaraknya 3 meteran beda donk sama kalo pelat 6×6 momen ditengahnya semakin besar , untuk penulangan two way slab dan tulangan tunggal juga diperhatikan mas. kalau rumah tinggal buat pribadi dibuat two way slab, karena semakin rigid jadi suara kaki dari lantai atas tidak terdengar sampai bawah, kalo pengen yg ekonomis pake tunggal jg gpp. Gt mas menurut pendapat saya.
      Thx.

      • iya mas nanti akan seperti itu. saya mengambil fungsi bangunannya apartemen. boleh tanya mas, di PBI71 disajikan tabel untuk perhitungan momen plat 2 arah. nah cara pemodelan di sap2000 agar bisa mendapatkan momen yang sama dgn di PBI gmana ya mas? apakah mas punya referensinya? terima kasih.

      • sanggapramana

        Nah itu diya saya juga belum tau mas, makanya saya bilang untuk yg sederhana, karena kalau bangunan bertingkat banyak saya juga belum menguasai apalagi apartemen. Kalo untuk pemodelan pelat 2 arah di sap saya belum pernah mencoba ya, karena saya juga masih nyoba bentuk2 yang sederhana. Nanti saya coba lihat literatur saya mas, kalau saja ada. Kalo boleh tanya , tujuan mas bikin tabel ini untuk apa y? Apa untuk refrensi kalo sedang ada project atau gimana ?

      • ohhh gitu, iya mas tujuannya kalo ada proyek gitu jadi tidak perlu lg melakukan perhitungan dan analisa. jadi istilahnya tabel prktis gitu. oh iya mas, perbedaan pemodelan sap pelat menggunakan balok tepi dan tidak menggunakan dimana ya mas?

      • sanggapramana

        Kalo untuk apartemen apa gak lebih praktis pake bondek ya mas ? Tapi y gpp. Kalo yang itu saya juga belum tau mas bedanya, saya lagi fokus sama hal lain soalnya ini mas. Hehe

  12. Salam kenal pak,
    apakah bapak ada link PDF dari PBI 1971 tersebut? Saya membutuhkan untuk mencari nilai momen tumpuan dan lapangan dari perencanaan slab.

    Terima kasih

  13. sanggapramana

    Mas Creatizz : Salam kenal juga, silahkan klik link http://sanggapramana.wordpress.com/category/pbi/, semoga dapat membantu, itu format pdf kok

  14. pk adakah materi perhitungan plat bentuk segitiga ????

  15. pk ada g materi perhitungan plat bentuk segitiga ?

  16. asalam,,,
    salam kenal pak,pak butuh bantuan ni,
    pak adakah contoh perhitungan balok gerber sederhana,,,sya lgi butuh,,mhon bantuannya ya,,,trimakasih,

  17. abdul munib Fauzi

    terimakasih pak, saya telah menggunakan ilmu Bapak, semoga bermafaat
    dan alangkah bagusnya andai disertai desain rumah bertingkat dan tidak bertingkat yaaa sekedar pertimbangan kan amat bagus pak …

  18. Saya ingin rekomendasi atau komentar Anda, tentang plat beton/dak beban dinamis ukuran 4,5m x 3,5m, tebal 12cm hanya ditopang 4 buah kolom kira-kira ukuran 12×15 cm dengan besi uk.10 sebanyak 6 lonjor.
    Dak sepanjang 4,5m tanpa diperkuat balok gantung.

    Saya sangat awam perhitungan plat beton, sehingga hanya manut sama tukang yang mengatakan cukup kuat? Namun sekarang setelah bangunan berdiri di atas kamar utama, saya selalu khawatir, bagaimana solusinya? Sebelumnya saya sampaikan terima kasih atas saran Anda.

    • sanggapramana

      @mas loekito : untuk sementara dilihat dulu mas, apa ada kerusakan strukturnya di kolom atau pelatnya, biasanya bila struktur tidak mampu menahan beban yang terlalu berat akan terjadi retakan-retakan di kolom atau di pelat lantainya sebelum runtuh. untuk solusinya ruang dilantai duanya jangan digunakan untuk tempat barang2 yang berat seperti tempat fitnes, perpustakaan,dll. untuk solusi lainnya membuat kolom baru di tengah2 bentang 4,5 meter. di kedua sisi untuk ikut memikul beban pelat lantai yang besar., agar keempat kolom yang dipojok ruangan tidak terlalu berat dalam memiul beban pelat. sekian terimakasih

  19. السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
    Tulisannya bgus skali masss!
    Mas sya mw nanya ni, bole nda kita merencanakan plat yang mmenggantung tanpa adanya tumpuan balok pada sisi yang lainnya??? Jika boleh, apaka di ujung dari plat tersebut yang tak ditumpui oleh balok kita memasang pasangan bata di situ!???
    Trimakasi sbelumnya!!!

    • sanggapramana

      @Mas Hardiono : Boleh2 saja mas, itu namane consol., semacam balkon begitu, terus mau mas pasang dinding sebagai pengganti besi yang untuk pelindung biar gak jatuh itu. asalkan perhitungannya kuat tidak masalah mau dipasangi bata disitu, selama beton dan besi nya sanggup menahan bata dan semua beban yang sudah diperhitungkan.

  20. ukik djumiyanto

    Numpak baca yach Mas,
    Ada perhitungan pembersian rumah lantai -2 dari pondasi sampai atap ka gak yach Mas.
    Kalo ada kasih dong contoh biar tak praktekin bikin rumah sendiri.
    thanks-Ukik Djumiyanto-Semarang

    • sanggapramana

      @mas ukik : setiap rumah pasti berbeda-beda desain pembesiannya,, kecuali untuk rumah2 dengan tipe yang sama, mungkin dapat disamakan tapi hanya untuk satu bidang tanah yang sama, untuk yang berbeda daerah/tempat dengan tipe rumah yang sama, akan berbeda ukuran pondasinya karena tanahnya berbeda, analoginya saya membangun rumah di Ungaran dan di Semarang, untuk di semarang mungkin akan lebih dalam dan pondasinya lebih lebar karena daya dukung tanahnya lebih rendah daripada di Ungaran. Atau juga untuk kuda2 atap, kalo di semarang mungkin bisa pakai atap baja ringan dengan ukuran yang tipis, karena mungkin rumahnya terlindung oleh angin sama bangunan di sebelahnya, kalo di Ungaran rumahnya didekat lapangan terbuka, yang berada didekat bukit, pastilah kalosaya pakai atap baja ringan yang seperti digunakan di rumah semarang akan ambruk, karena memang gaya2nya berbeda. Saya sebagai engineer harus menghitung keseluruhan kekuatan struktur, jadi tidak bisa hanya mengandalkan pengalaman proyek ini, untuk dijadikan ke proyek selanjutnya,ya mungkin bisa saja kalau kondisinya tidak jauh berbeda, jadi untuk kolom-kolom yang berjarak 3 meter dan kolom-kolom yang berjarak 4 meter dan 6 meter pasti akan berbeda dari segi dimensi kolom dan balok, serta tulangan didalamnya, juga pondasinya.

  21. terima kasih banyak atas ilmu yang diberikan

  22. salam kenal mas…

    sy mau tanya…plat lantai atas rumh sy dengn ukuran 3.5 x 3.5 besinya 1 lapis dia 10mm
    dng jarak 10cm,kenapa jika dipakai jalan terasa bergetar?? tlg sarany mas…

  23. sanggapramana

    Sebenarnya apabila yang retak itu beton pelat yang dibagian bawah, maka kekuatan beton akan berkurang sampai 50% dan kekuatan diambil alih oleh baja tulangan. sedangkan apabila retak beton di bagian atas (dekat tumpuan) karena tidak ada tulangan tekan, maka akan berbahaya. tapi karena tidak bisa dicek retak2 beton bagian atas karena sudah tertutup lantai ya, sarannya ruangan itu tidak digunakan untuk aktivitas beban yang berat, seperti ruang olahraga (alat2 olahraga umumnya berat), perpus (ada beban lemari dan buku yg besar), dan ruangan2 lain yang berat, lalu kalau digunakan untuk kumpul keluarga usahakan melingkari ruangan, jangan berkumpul di tengah ruangan karena dapat memberi beban lapangan yang besar, bisa mengakibatkan pelat di daerah tumpuan tidak kuat menahan tekan akibat momen. dan gunakan peralatan yang ringan, seperti lemari yang ringan dan meletakkanya di sisi-sisi ruangan (tidak ditengah ruangan), thx

  24. Dikky Abdullah Zarkasih

    salam kenal ya mas..
    saya mau tanya neh, saya awam banget untuk masalh konstruksi.
    rencana saya akan buat dak ukuran 4,5m x 4,5m, dak ini rencana buat teras atas untuk santai plus tempat pot bunga gt lah.
    kira2 rancangannya gmn mas? untk tebalnya kira2 berapa, besi yang digunakan ukuran berapa?
    nuhun mas..
    diky-cirebon.

    • sanggapramana

      @mas Dikky : saya rasa saya juga kurang berkompetensi untuk masalah pelat, karena materinya belum dapat di kampus. tp berdasarkan di lapangan, untuk dak 4,5×4,5 termasuk bentangan yang cukup besar lah untuk rumah tinggal, otomatis balok untuk menahan beban pelat juga besar mas kira2 20×35 .,untuk permasalahan tulangan umumnya digunakan tulangan 10 jarak 10 cm, pake tulangan rangkap ya mas (atas bawah), kalo tebalnya bisa sekitar 15 cm mas, jadinya 18 cm kalo udah di plester. ukuran kolomnya 30×30 – 40×40 ambil tengah2 juga boleh. oke mas trims

  25. Dikky Abdullah Zarkasih

    nuhun mas penjelasannya…
    nanti aq mo tanya2 lagi ya..

  26. agus fernando

    permisi pak..
    untuk perhitungan gedung tingkat minimal 30++ / istilahnya untuk gedung bertingkat gmna??

  27. thanx bro, tp kalo bwt bangunan air sama g y??

  28. bondan sasongko

    Assalamu’alaikum.
    Salam kenal mas…Saya mo tanya tentang pelat duduk. Ada kasus di tempat kerja saya untuk merencakan/menghitung tebal pelat beton yang duduk diatas tanah dimana ada alat berat bekerja diatasnya seberat 175 ton. Alat berat tersebut punya 8 roda yang bidang kontak dengan tanah kira-kira 30 x 20 cm ( 30 cm adalah lebar tapak ban, 20 cm adalah yang searah ban itu berjalan dan kontak dengan tanah). Adakah rumus untuk menghitung tebal beton seperti kasus tersebut mas karena kebanyakan rumus yang ada adalah pelat gantung. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih banyak.

    • sanggapramana

      Waalaikumsalam, mudah saja mas, perhitungannya sama dengan menghitung tebal lapisan perkerasan kaku pada rigid pavement untuk highway, dimulai dari tes kekuatan tanah, sampai akhirnya menentukan ketebalan pelat. thx

  29. Assalamualaikum Mz,
    sy mw tanya klo sampean ada perhitungan untuk perencanaan plat lantai bondek, mungkin bisa dikirim ke imel saya mz untuk refensi tugas akhir saya…karena sy kesulitan nyari referensinya. sebelumnya Terima Kasih.

  30. ini alamat imel sya mz : xaudi_achmad@yahoo.com

  31. ardin setiawan

    ass… boleh ditampilkan part 1 x bang???

    makasih sebelumx…

  32. makasih masbro, sangat membantu pembelajaran saya..
    masih saya baca-baca lagi..mohon bimbingannya kalau besok-besok ada pertanyaan..

  33. hehehehhe…. biar rame aja…

  34. asslm, Pak..ada gak contoh soal/ perhitungan soal profil I-hibrid (baja)
    berhubungan dgn materi BAJA 2. menghitung kelangsingan flens profil I-hibrid
    ——-
    ————-
    I
    I
    I
    I
    ——————-
    Bentuk profilny kyk gitu Pak. gmn y?? jzk sblmny

  35. —————–
    BENTUK PROFILNYA ———————————-
    I
    I
    I
    I
    I
    ——————————————-

  36. Assalamu’alaikum..

    maaf pak, saya jadi tertarik nih,.
    mau nanya saran pak.

    mnurut bpak, pada pelaksanaannya lebih aman dan benar yg mana jika dilihat dari segi keamanan dan efisiensi k’ekonomisan (kita sebagai kontraktor pelaksana), jika mendesain bangunan gedung antara:

    1. penampang balok dan kolom diperbesar, dengan tulangan yg standar (ulir, tunggal, selapis)

    atau

    2. penampang balok dan kolom tetap, dengan tulangan yg ekstrim (ulir, rangkap, lebih dari satu lpis)

    NB: dalam analisisnya, semua AMAN dan memenuhi syarat.

    • terimakasih sebelumnya pak,,

    • sanggapramana

      @mas Nunu: Waalaikumsalam, saya tidak memilih opsi opsi diatas mas, tapi saya memilih tulangan pelat standar tapi tulangan kolom dan balok diperbanyak, untuk mengantisipasi adanya gempa mas. hehe

      • Selamat sore pak,saya mau tanya bagaimana cara menghitung beban maximal yang mampu dipikul oleh pelat lantai gudang?soalnya kalo lantai gudang bentangnya kan besar-besar,tidak mungkin dihitung seperti lt.2.apa ada hubungan dengan daya dukung tanah?

  37. Assalamu’alaikum..
    Pak saya mau tanya, gimana kalau plat lantai kita pakai bondek, apa perhitungan tulangannya masih sama dengan cara bapak di atas. kalau berbeda saya tolong di kasih contoh perhitungan plat lantai yg menggunakan bondek. (adi.wiyanto@gmail.com)

    terimakasih.

  38. tau cara perhitungan span dek tuk plat??beri contonya dong,misal tebal span deknya 0,75 mm.

  39. Assalamu’alaikum..
    ukuran dapur yg skrg 7x3m, pengen di dak (lantai cor atas) trus ruang atas dibagi 2, 3×3 m (kamar) dan 3×4 m (tempat jemuran). minta tlg perhitungan volume material (besi, bata, semen, pasir, …) terima kasih

  40. Assalamu’alaikum
    Numpang nanya…////?he….
    Saya lagi bangun rumah dua lantai, tuk menghemat bahan yang saya lakukan adalah ngecor balok dulu baru lantai, menurut Bapak bagaimana ??
    luas lantai 3×3 m dan ukuran balok 20x25cm.
    terimakasih,

  41. assalamualaikum,
    salam kenal pak, bpk punya materi soal pelat bentuk segitiga ga ???
    terima kasih

  42. Assalamu’alaikum wr. wb.
    Dear Mas Sangga Pramana,
    Mas, ini saya mau bangun bangunan 3 lantai yg ada basemennya, bisa minta tolong digambarin ga ya..?, trus mungkin ada syarat2xnya gitu..?, trus kira2x ongkos n waktunya berapa lama ya..?.
    Trims.
    Warms Regards

    Hryp Kaia

    • sanggapramana

      @ mas hery : Waalaikumsalam mas hery, bisa langsung hubungi 08164241901 itu nomor ayah saya beliau arsitek dan juga berprofresi sebagai konsultan teknik, nanti bisa diomongkan masalah yang mas hery tanyakan, trims.

  43. trima kasih
    tp ble dtambah dg tabelnya gag?

  44. fian kurniawan

    mas ada perhitungan plat lantai kayu ga ?

  45. assalau’alaikum maz,,,,

    saya anak smk kls 2 jrusan tgb,sy skrang lgi mgang nih maz di slah stu puri di sby …..
    dsini sy udah diajarin ngitung pekerja’an bton brtlang ,mulai dri sloof,kolom,blok ring,dsb ,,,dan skrang sy dbri tgas lagi untuk mnghitung kebutuhan besi perlonjor pda plat beton lt 2,sbnarx sy ud dibri arahan oleh pmbbing sy,,,tpi i2 cman skilas aj ,,,jdi skrang sya msih agak sdikit bingung sa’at ngitung kbutuan besinya ,,,,gimana y maz rumus untuk menghitung besi per lonjor yg pling mudah dipahami oleh anak smk an sperti saya”””
    Mhon bntuanya maz ,,,, dan trimakasih,,,,,,,,,,,,

  46. Terimakasih atas Ilmunya, saya hanya mau bertanya masalah penentuan ly/lx yang digunakan pada soal perhitungan plat lantai (part 2), disitu ly/lx = 1,6 dan plat terjepit 4 sisi dipakai tabel 13.3.2 dari PBI 1971 mengapa hasil yang digunakan untuk menghitung Mlx=0,036 * q * lx^2 dan arah y Mly=0,036 * q * lx^2 bukankah hasil pembacaan tabel yaitu Mlx=0,001 * q * lx^2 * 49, Mly=0,001 * q * lx^2 * 15, Mtx=-0,001 * q * lx^2 * 78 dan Mty=-0,001 * q * lx^2 * 54, mohon penjelasan, terimakasih salam kenal

  47. Selamat malam Pak Sanggapramana.
    Saya lagi butuh tabel perencanaan praktis / tabel untuk menentukan tebal pelat lantai dan tulangan negatif yang digunakan di dalam plat itu pak. Barang kali bapak memilikinya. Trimakasih
    Salam kenal.

    • @mas Jonni: untuk tabel pelat lantai, penulangan praktis saya ndak punya pak. Kalau pelat bapak terjepit penuh di keempat sisinya, seperti pelat lantai pada bangunan gedung rumah tinggal atau bangunan publik dengan dimensi pelat tidak lebih dari 4 x 4 meter2. menggunakan tebal pelat 12 cm dan penulangan dimater 10 polos jarak 150 mm , 1 lapis saja saya rasa cukup untuk rumah tinggal, dan 2 lapis untuk bangunan gedung publik. Sedangkan, apabila dimensi pelat lebih dari 4×4 meter2 misal 6 x 6 meter2 bisa ditambah ketebalan pelatnya menjadi 15 cm dan tulangannya dari 10 diganti menjadi 12mm polos. Yang saya maksut disini 4×4=16 m2 bukan menjadi patokan, walaupun 8×2,5 =20m2 masih bisa menggunakan tebal pelat 12 cm, yang dimaksud apabila lebar dan panjang (keduanya) sudah lebih dari 4 meter ,disarankan menambah ketebalan pelat. trims

  48. selamat sore pak, saya mau menanyakan apakah wiremesh bisa digunakan sebagai perkuatan lentur pada pelat?untuk pemasangannya seperti apa?terimakasih sebelumnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 202 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: