Reverse Osmosis Membrane


Reverse Osmosis Membrane adalah suatu alat untuk mengolah air asin dari laut, air gambut dan air limbah perumahan atau industri menjadi air bersih yang layak minum.

Pada pengolahan air laut, air asin yang jumlah garamnya 3 – 4,5 % harus dipisahkan dengan menggunakan teknologi desalinasi, antara lain dengan proses distilasi (penguapan), proses elektrodialisis, dan proses dengan menggunakan membran seperti teknik Reverse Osmosis (R/O).

Reverse Osmosis adalah istilah teknologi yang berasal dari osmosis sebuah fenomena alam dalam sel hidup di mana molekul solvent (biasanya air) akan mengalir dari daerah berkonsentrasi rendah ke daerah berkonsentrasi tinggi melalui membran supermeable. Membran ini menunjuk ke membran sel atau membran apapun yang memiliki struktur yang mirip atau bagian dari itu. Gerakan dari solvent berlanjut sampai sebuah konsentrasi yang seimbang tercapai pada 2 sisi membran.

Disini terjadi suatu proses pemaksaan sebuah solvent dari sebuah daerah konsentrasi solute tinggi melalui sebuah membran ke sebuah daerah “solute” rendah dengan menggunakan tekanan melebihi tekanan osmotik. Dalam istilah lebih mudah, ia mendorong sebuah solusi melalui filter yang menangkap solute dari 1 sisi dan membiarkan pendapatan solvent murni dari sisi satunya.

Reverse Osmosis merupakan tingkat penyaringan yang ke-5 atau teknologi penyaringan yang tertinggi pada saat ini. Dalam proses ini terjadi penyerapan air melalui membran (filter), sekaligus memblok kandungan partikel dan molekul lainnya, yang terkandung di dalam air. Dengan hyperfiltration, R/O memaksa air beserta molekulnya, menembus membran. Sebagaian besar air yang tidak dapat menembus membran ini, akan berbalik arah untuk diproses kembali dengan menambahkan tekanan pada larutan yang lebih padat (air terpolusi) melalui membran semi-permiabel, sehingga menghasilkan air bersih yang bebas dari polutan.

Membran R/O berteknologi tinggi ini mempunyai pori-pori yang sangat kecil, yaitu hanya 0,0001 mikron (500.000 kali lebih kecil dibandingkan sehelai rambut manusia). Dengan membran ini maka dapat menyingkirkan berbagai mikroorganisme, logam berat, bakteri, virus, bahan anorganik dan bahan berbahaya lainnya yang terlarut dalam air.

Dengan demikian hanya molekul air saja yang dapat menembus membran sehingga dapat menghasilkan air 99,99% . Karena air yang dihasilkan sedemikian murni maka sering disebut air murni R/O.

Pustaka :

Danial/fadjar.P, Majalah Tren Konstruksi edisi Agustus 2010

About sanggapramana

Mahasiswa S1 angkatan 2009 jurusan teknik sipil, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Posted on 13/09/2010, in Sipil Umum. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: