MOSE (Modulo Sperimentale Elettromeccanico)


MOSE

Kota Venice, (Italia) merupakan kota air, secara perlahan akan tenggelam seiring dengan naiknya permukaan air laut. Untuk melindungi kota historis ini di masa depan, pemerintah membangun infrastruktur pengendali banjir yang disebut MOSE, yakni penghalang banjir terbesar di dunia, yang bekerja secara elektromekanikal yang mengendalikan gelombang pasang surut air laut.

Mendengar nama Venice atau sering kita dengar Venesia adalah salah satu kota indah dengan genangan air dan gondola yang terletak di bagian timur negara Italia, yang sering disebut sebagai kota “ seribu kanal “. Kota ini merupakan kota tujuan wisata yang memiliki pesona eksotis dan memberikan kesan tersendiri bagi yang mengunjunginya.

Namun, keindahan kota ini secara perlahan terancam oleh naiknya permukaan air laut. Kota Venesia pernah terendam air yang cukup tinggi pada tahun 1986. Pada saat itu, lapangan St.Mark di Venesia sempat terendam banjir selama 101 hari, dan banjir dengan rekor permukaan mencapai 193 cm atau sekitar 2 meter yang menggenangi kota tersebut, terjadi pada tahun 1966. Naiknya permukaan air di kota ini, merupakan yang tertinggi ke-empat sejak tahun 1872. Sekitar 3000 warga kota diungsikan, disamping banyak bangunan bersejarah yang rusak.

Berdasarkan rekaman dari stasiun di Punta della Sallute, Venice dan merujuk pada kondisi awal titik gelombang pasang surut pada tahun 1897, maka tinggi air banjir yang pernah melanda kota selama abad ke-20, adalah pada tahun

  • tahun 1936 (147 cm),
  • tahun 1951 (151 cm),
  • tahun 1960 (145 cm),
  • tahun 1966 (194 cm),
  • tahun 1968 (144 cm),
  • tahun 1979 (166 cm)
  • tahun 1986 (158 cm)
  • tahun 1992 (142 cm)
  • tahun 2000 (144 cm)
  • tahun 2002 (147 cm)

Masalah Kota Venesia

Kota Venesia terancam oleh 2 masalah utama :

  1. Naiknya permukaan air laut karena pemanasan global (global warming).
  2. Tenggelamnya daratan Venesia sedikit demi sedikit karena penurunan permukaan tanah.

Untuk melindungi kota historis ini di masa mendatang, para ahli dan politisi terus berdebat mengenai cara terbaik yang dapat digunakan untuk melindungi Venesia. Salah satunya, adalah dengan membangun proyek infrastruktur pengendali bankir yang disebut MOSE (Modulo Sperimentale Elettromeccanico) atau dalam bahasa Inggrisnya adalah ‘Experimental Electromechanical Module’. Yaitu, sistem pertahanan secara terintegrasi yang dikendalikan oleh pintu gerbang yang berupa modul-modul, untuk mengisolasi lagoon Venesia dan laut Adraitik ketika gelompbang pasang mencapai tingkat yang diperbolehkan sekitar 110 cm hingga maksimal 3 meter.

Sistem penghalang (barrier) banjir terbesar di dunia yang bekerja secara elektromekanikal ini, mampu mengendalikan gelombang pasang surut air laut yang dapat menyebabkan banjir. Tujuh puluh sembilan gerbang yang terdiri dari modul-modul dipasang di mulut lagoon, yang akan terangkat dan menutup ketika terjadi gelombang pasang tinggi dan akan membuka saat permukaan air laut di sisi laut sudah mulai menurun.

Selain membangun barrier dengan gerbang yang terdiri dari  modul-modul untuk mengendalikan kenaikan permukaan air, pemerintah kota Venesia juga membangun infrastruktur pendukungnya, seperti :

  • perlindungan pantai
  • perbaikan lingkungan lagoon
  • perbaikan tanggul-tangguk berikut perkerasannya

Langkah-langkah untuk memperbaiki lingkungan lagoon tersebut bertujuan untuk memperlambat degradasi dari struktur morfologi yang disebabkan oleh pengendapan dan erosi yang dihasilkan dari gerakan gelombang air laut. Sehingga, dapat berfungsi maksimal untuk melindungi kota Venesia dari peristiwa ekstrim seperti banjir.

SISTEM KERJA MOSE

Setelah menjadi perdebatan selama kurang lebih 40 tahun, akhirnya proyek yang menelan biaya hingga USD 5,5 milyar ini, akhirnya disetujui untuk direalisasikan pembangunannya. Pelaksanaan proyek spektakuler di bidang pengendalian banjir ini, sudah berlangsung sejak tahun 2003 lalu di tiga pintu masuk utama lagoon, yaitu :

  1. Gerbang Lido
  2. Gerbang Malamocco
  3. Gerbang Chioggia

Yakni celah yang menghubungkan lagoon dengan laut bebas dan dimana gelombang pasang surut mengalir melalui celah tersebut. Di gerbang ini, kini sedang dikerjakan pemasangan konstruksi modul-modul gerbang yang dilaksanakan oleh para insinyur di FIAT.

Pelaksanaan proyek MOSE berjalan secara paralel di ketiga sisi masuk (Inlet), dimana sedikitnya melibatkan lebih dari 700 pekerja dan akan bertambah saat pelaksanaan pekerjaan pondasi untuk struktur gerbang barrier. Pekerjaan proyek ini, didahului oleh pelaksanaan serangkaian langkah-langkah guna melindungi pantai (Jaselo, Cavallino,Lido,Pellestrina,Sottomarina dan Isola Verde) dari keganasan badai laut, dengan melakukan pelebaran dan rekonstruksi pantai sepanjang 45 km, pemulihan bukit pasir sepanjang 8 km dan perkuatan dermaga sepanjang 11 km serta 20 km pemecah gelombang laut untuk melindungi bagian-bagian yang paling rapuh di pantai Venice. Diluar sisi masuk

 

Pustaka : techno konstruksi

About sanggapramana

Mahasiswa S1 angkatan 2009 jurusan teknik sipil, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Posted on 06/12/2010, in pekerjaan air. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: