Materi Rekayasa Lingkungan


silahkan download materi rekayasa lingkungan Dosen pengampu Dr.Ir.H Soedarsono Msi. ppt (17 MB)

Rekayasa Lingkungan.ppt

About sanggapramana

Mahasiswa S1 angkatan 2009 jurusan teknik sipil, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Posted on 27/10/2011, in Materi Kuliah. Bookmark the permalink. 3 Komentar.

  1. Aslmkm, Mas Sangga…Alhamduliilah semua postingan anda bermanfaat sekali lho…aq mau tanyaken info nh…punya materi atau tulisan tentang bore pile gak ya…kalo ada mulai dari teorinya sampai pelaksanaan dan juga monitoring pekerjaannya…seandainya ada…boleh di sharing yo mas… Semoga tambah lancar tuk sekolah dan karirnya… Salam Teknik Sipil Indonesia…Maju Terus… Wassalam Wr.WB

    • sanggapramana

      @mas Pittor : terima kasih, semoga tulisan2 selanjutnya juga dapat membawa manfaat. Untuk pondasi bore pile, saya pernah mendapat dari dosen saya dikampus, namun belum pernah melihat langsung di lapangannya.. Untuk awalnya menentukan titik2 tanah yang akan di bor, kemudian persiapan alat berat seperti excavator, dragline atau mobil crane , untuk bagian lengannya diganti dengan yang sesuai untuk mata bor (auger), tanah dibor sampai kedalaman tertentu kemudian pada bagian atas (tanah yang dekat permukaan) kalau longsor dipasang pelindung tanah (dari baja) dan sesuai diameter tanah yg di bor. kemudian apabila bertemu dengan tanah yg kadar airnya tinggi , auger diganti dengan bucket, karena auger sulit untuk menembus lumpur. kemudian dilanjutkan sampai kedalaman tanah keras, Kemudian tulangan dimasukkan, apabila lubang yang akan dimasukkan beton itu tertutup air tanah, maka digunakan semacam pipa (saya lupa namanya🙂 ) yang fungsinya pertama untuk mengurangi segregasi, karena beton yang dijatuhkan dari ketinggian lebih dari 3 meter, rentan terhadap segregasi. fungsi kedua adalah untuk mengurangi dampak beton kontak dengan air tanah, karena dapat menurunkan mutu beton. Jadi pipa itu (diameter nya kecil +- 30 cm) masukkan di as lubang, didalam tulangan, kemudian ujungnya sampai menyentuh tanah keras (pipanya panjang), kemudian masukkan busa/gabus/stereofome , baru masukkan beton (untuk mencegah beton kontak langsung dengan air tanah di dalam pipa, kemudian beton akan mulai masuk tepat di atas tanah keras dan beton2 yang berada ditanah keras terus didesak sehingga beton yang pertama kontak dengan air tanah (beton yang mutunya berkurang) naik ke atas karena ada desakan beton di bawahnya, kemudian lakukan pengecoran sambil mengangkat pipa perlahan sampai permukaan tanah, kemudian beton jelek tadi yang ada diatas permukaan dipotong, dan beton yang baik sudah ada didalam tanah, singkatnya begitu, untuk pengetesan ada macam2, kalau tidak salah ada static loading test, dynamic test, dan lain2. Salam🙂

  2. Assalamualaikum wr wb
    Terima kasih mas atas materi nya .. semoga dapat bermanfaat bagi semua dan sukses selalu..
    Salam junior mu angkatan 2013.. teknik jaya.🙂
    Wassalamualaikum wr wb.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: